Buka Pra Musrenbang | Camat Simtim : “Jika Ada Usulan Tidak Masuk Jangan Ngamuk-Ngamuk”

SINABANG | simtimceria.id – Camat Simeulue Timur Renil Muriansyah Putra, S.STP. M.Ec. Dev buka secara resmi kegiatan Pra Musrenbang Tingkat Kecamatan Simeulue Timur Tahun 2021 di Aula Kecamatan Simeulue Timur, Jum’at (06/03) di Sinabang.

Pra Musrenbang yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan perdana yang sebelumnya belum pernah dilaksanakan di Kecamatan Simeulue Timur. Pra musrenbang tingkat Kecamatan Simeulue Timur ini bertujuan untuk menyaring aspirasi atau usulan dari setiap desa sebelum dilaksanakannya Musrenbang tingkat Kecamatan dan Kabupaten, agar usulan tidak acak-acakan dan menjadi sebuah prioritas usulan dari desa.

Dalam sambutan dan arahannya sekaligus membuka acara ini, Camat Simeulue Timur juga memberi pemaparan tentang pra musrenbang yang dilaksanakan. Dimana dasar hukum pelasanaan kegiatan ini UU NO. 25/2004 TENTANG : SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL, PP NO. 8/2008 TENTANG : TAHAPAN, TATA CARA PENYUSUNAN, PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH, dan PERMENDAGRI NO. 86/2017 TENTANG : PERENCANAAN, PENGENDALIAN DAN EVALUASI PEMBANGUNAN DAERAH, TATA CARA EVALUASI RAPERDA TENTANG RPJPD & RPJMD, TATA CARA PERUBAHAN RPJPD, RPJMD & RKPD. Untuk tema pra musrenbang ini sendiri mengusung tema “Memacu ekonomi kerakyatan untuk mempercepat pengurangan kemiskinan dan kesempatan kerja “.

Yang menjadi prioritas pembangunan daerah tahun 2021 ini diantaranya :

  1. Pendidikan, pemuda dan olahraga
  2. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
  3. Kesehatan
  4. Penanggulangan kemiskinan, pengembangan ekonomi kerakyatan
  5. Tata kelola pemerintahan
  6. Infrastruktur dan penataan ruang
  7. Kesejahteraan social
  8. Kelestarian lingkungan dan kebencanaan
  9. Ketahanan dan kemandirian pangan
  10. Pelaksanaan dinul Islam dan keistimewaan aceh.

Selain itu, alternative melalui pokok-pokok pikiran DPRK Simeulue (hasil reses) ada 3 pokok pikiran, yakni :

  1. Bantuan beasiswa, bantuan social, bantuan pembinaan olah raga dan seni budaya, bantuan pertanian
  2. Pembangunan/pemeliharaan/rehabilitasi sarana dan prasarana bidang social budaya, ekonomi dan infrastruktur
  3. Pengadaan sarana dan prasarana bidang social budaya, ekonomi dan infrastruktur

Teknis pelaksanaannya adalah yang pertama 5 usulan prioritas desa, kemudian pra musrenbang pembobotan dengan mengambil 1 prioritas per desa, kemudia 5 usulan skala prioritas desa, dilanjutkan dengan musrenbang kecamatan dan terakhir musrenbang RKPK tingkat kabupaten.

Camat Simeulue Timur  Renil Muriansyah Putra, S.STP. M.Ec. Dev dalam pemaparannya menyampaikan bahwa jika usulan desa masih dapat ditampung dalam anggaran desa maka lebih baik tidak perlu menjadi prioritas, akan tetapi mengambil usulan yang benar-benar tidak dapat ditampung oleh anggaran desa. Dan camat juga mengingatkan jika ada usulan desa tidak tertampung maka tidak perlu menjadi pesimis, karena banyak sumber dana yang bisa menampung segala ususlan desa.

“Nanti kalau ada desa yang usulannya tidak dapat tertampung jangan ngamuk-ngamuk, tidak seperti itu, karena anggaran tidak hanya berasal dari APBK, ada anggaran dana alokasi khusus, data otonomi khusus aceh, migas, APBA, APBN, bahkan sumber dana aspirasi pokok-pokok pikiran DPRK.

Dalam kegiatan pra musrenbang ini turut dihadiri oleh Sekretaris Camat Simeulue Timur Dody Ilhamuddin, S.Kom, para pejabat eselonering secretariat Kecamatan Simeulue Timur beserta staf, unsur Muspika Koramil 01 Simeulue Timur dan Polsek Simeulue Timur, perwakilan DPMD, para Kepala Desa, Kepala Mukim, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pendidikan, para pemuda.

Selepas pemaparan dan pembukaan secara resmi pra musrenbang ini, dilanjutkan dengan pembobotan usulan yang disampaikan oleh Kasie Trantib Kecamatan Simeulue Timur Zarul Arief Rahman, S.IP. M.Si. (/tim).

 

 

 

 

 

Posted on: March 6, 2020, by :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *