Perikanan

Potensi Perikanan Tangkap Laut

Sebagai daerah kepulauan, maka Simeulue memiliki kekayaan sumber daya kelautan, diantaranya perikanan. Produksi perikanan tangkap laut dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal ini dapat diamati pada Grafik 2 di bawah ini :

Berdasarkan Grafik 2 di atas menunjukkan peningkatan produksi perikanan tangkap laut di kabupaten Simeulue pada setiap tahunnya.Pada tahun 2011 produksi perikanan laut sebesar 8.042 ton dan 8.562 ton di tahun 2012. Selanjutnya pada tahun 2013, produksinya melonjak tajam mencapai 12.539 ton dan masing-masing sebesar 12.696 ton dan 13.966 ton pada tahun 2014 dan 2015. Jumlah produksi tangkapan ikan tersebut adalah yang berhasil ditangkap para nelayan dengan alat tangkap yang masih sederhana.

Kontribusi Subkategori Perikanan terhadap Perekonomian

Subkategori Perikanan yang merupakan merupakan salah satu bagian dari lapangan usaha Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memiliki kontribusi yang besar dalam pembentukan PDRB Kabupaten Simeulue. Besaran kontribusi Subkategori Perikanan tersebut dapat diamati pada Tabel 2 di bawah ini :

Berdasarkan Tabel 2 di atas, maka dapat dijelaskan bahwa kontribusi Subkategori Perikanan terhadap kelompok kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai lebih 30 persen setiap tahunya. Pada tahun 2010, kontribusi Subkategori Perikanan terhadap kelompok kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai 30,76 persen dengan nilai 125.904 juta rupiah. Selanjutnya pada tahun 2011 semakin menunjukkan trend yang semakin meningkat, dimana kontribusinya hingga 31,77 persen (132.829 juta rupiah) dan pada tahun 2012 hingga 2014, Subkategori Perikanan menyumbang terhadap kelompok kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan masing-masing sebesar 32,20 persen (140.068 juta rupiah), 32,64 persen (147.155 juta rupiah), dan 32,81 persen (151.938 juta rupiah). Besaran kontribusi Subkategori Perikanan terus meningkat hingga tahun 2016 dengan kontribusi sebesar 33,11 persen (164.586 juta rupiah).
Subkategori Perikanan juga menyumbang lebih dari 10 persen setiap tahunya terhadap PDRB Kabupaten Simeulue. Pada tahun 2010, kontribusi Subkategori Perikanan terhadap PDRB Kabupaten Simeulue mencapai 11, 68 persen. Selanjutnya pada tahun 2011 dan 2013 semakin menunjukkan trend yang meningkat, dimana kontribusinya masing-masing sebesar 11,84 persen, 11,87 persen, dan 11,91 persen. Pada tahun 2014 hingga 2016 kontribusi sektor ini menurun menjadi masing-masing sebesar 11,79 persen, 11,77 persen, dan 11,67 persen. Kendatipun kontribusi subkategori ini menurun, namun tidak mengurangi nilai produksi pada setiap tahunnya.
Rata-rata kontribusi subkategori perikanan dalam pembentukan PDRB Kabupaten Simeulue sejak tahun 2010 hingga 2016 sebesar 32,33 persen terhadap kelompok Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dan 11,79 persen terhadap PDRB Kabupaten Simeulu. Potensi yang dimiliki ini akan dapat meningkatkan nilai tambah yang lebih besar jika adanya investasi di bidang perikanan dan kelautan, seperti mendirikan pabrik pengolahan ikan dan membeli alat tangkap ikan yang menggunakan teknologi mutakhir.