Desa Sefoyan

PROFIL DESA SEFOYAN KECAMATAN SIMEULUE TIMUR

SEJARAH DESA SEFOYAN.

Desa Sefoyan awal mulanya dihuni dan didiami oleh masyarakat sekitar tahun 1932, Desa Sefoyan dulunya bersatu dengan Desa Linggi dan pada tahun 1964 Desa Sefoyan berpisah dengan Desa Linggi membentuk sebuah desa. Sefoyan berasal dari kata “Sefo-sefo” yang artinya “lambat-lambat”. Setelah semakin banyak penduduknya sefo-sefo berganti nama menjadi Sefoyan. Seiring dengan bertambahnya penduduk dalam desa ini, masyarakat setempat terus mengembangkan diri untuk melanjutkan kehidupan, sebagian besarnpenduduknya saat itu adalah petani dan nelayan.

Desa Sefoyan terbagi dalam 3 dusun, yakni Dusun Masadi, Dusun Anak Turian, dan Dusun Batu Ampar.

System pemerintahan Desa Sefoyan berazaskan pada pola adat atau kebudayaan dan peraturan formal yang sudah bersifat umum sejak jaman dahulu, yang mana pemerintahan desa dipimpim oleh seorang Kepala Desa, Kepala Dusun, dan RT. Imam Mukim memiliki peranan yang cukup kuat dalam tatanan pemerintahan desa, yaitu sebagai penasehat baik dalam penetapan sebuah kebijakan di tingkat pemerintahan desa dan juga dalam memutuskan sebuah putusan hukum adat. Selain Imam Mukim, sebuah lembaga yang bernama BPD (Badan Perwakilan Desa) juga menjadi bagian daripada penasehat desa, yang mana BPD juga sangat berperan dan berwenang dalam memberi pertimbangan terhadap pengambilan keputusan di sebuah desa, juga memantau kinerja serta kebijakan yang diambil oleh Kepala Desa. Selain Imam Mukim dan BPD, Imum Meunasah juga berperan mengorganisasikan kegioatan-kegiatan keagamaan.

Pada jaman dahulu, roda pemerintahan dilaksanakan di rumah Kepala Desa, dikarenakan pada saat itu desa belum memiliki sebuah gedung kantor desa ataupun serba guna.

Secara administrasi dan geografis, Desa Sefoyan dari sebelah utara berbatas dengan Desa Ganting, dari sebelah timur berbatas dengan laut, dari sebelah barat berbatas dengan hutan, dan dari sebelah selatan berbatas dengan Desa Linggi.

SEJARAH KEPALA DESA SEFOYAN.

  1. Tahun 1964-1969 oleh Dt. Opang sebagi Keuchik
  2. Tahun 1969-1974 oleh Dt. Mak Rudin sebagi Keuchik
  3. Tahun 1974-1984 oleh Dt. M. Harip sebagai Keuchik
  4. Tahun 1984-1989 oleh Dt. Lukman sebagai Keuchik
  5. Tahun 1989-1996 oleh Dt. Zainal sebagi Keuchik
  6. Tahun 1996-2000 oleh Dt. Jabinur sebagai Kepala Desa
  7. Tahun 2000-2002 oleh Dt. Salman sebagai Kepala Desa
  8. Tahun 2002-2009 oleh Dt. Jabinur sebagai Kepala Desa
  9. Tahun 2009-2011 oleh Dt. Alisman sebagai Kepala Desa
  10. Tahun 2011-2013 oleh Dt. Kafarudin sebagai PJS Kepala Desa
  11. Tahun 2013-sekarang oleh Dt. Aznan sebagai Kepala Desa

SEJARAH TUHA PEUT DESA BADAN PERWAKILAN DESA (BPD) SEFOYAN.

  1. Tahun 1989-1992 oleh Jabarudin (LMD)
  2. Tahun 1993-2000 oleh Amsarudin (LMD)
  3. Tahun 2001-2002 oleh Alim Suhud, S.Pd (LMD)
  4. Tahun 2002-2010 oleh Zainal (BPD)
  5. Tahun 2010-2014 oleh Sadani (BPD)
  6. Tahun 2015-sekarang oleh Sudirman (BPD)

SEJARAH PEMBANGUNAN DESA SEFOYAN.

Tahun

Jenis Pembangunan

Sumber Dana

Volume

1970

Pembangunan Masjid

Swadaya Masyarakat

1 unit

1975

Pembangunan SD Swasta

Swadaya

1 unit

1982

Pembangunan SD Negeri

Pemda

1 unit

2005

Pembangunan Rumah Kaum Dhuafa

Pemda

4 unit

2006

Bantuan Rumah

Rekompak

72 unit

2006

Bantuan Rumah

Hutama Karya

12 unit

2007

Penerobosan Jalan

PPK

1 paket

2007

Pembangunan SD

NGO-Cordaid

1 unit

2008

Penerobosan/pengerasan jalan ke pantai

Rekompak

1.500 m

2008

Pengerasan Jalan

PNPM-MP

2.300 m

2008

Pembangunan Kantor Kepala Desa

Pemda

1 unit

2009

Pembangunan Masjid

Pemda

1 unit

2009

Pembangunan Meunasah

PPK-TNI

1 uit

2009

Pembangunan Talud

Rekompak

1 paket

2009

Pembangunan Irigasi

BKPG

1 paket

2010

Sambungan Irigasi

BKPG

1 paket

2011

Tembatan Perahu

BKPG

1 unit

2012

Saluran Pembuang

PNPM

2.380 m

2012

Hand Traktor dan Mesin
Perontok Padi + Alkon

BKPG

4 unit

2013

Saluran Pembuang

BKPG

530 m

2013

Pengerasan Jalan Sentra Pertanian

Pemda

2.300 m

2014

Gedung Serba Guna

BKPG

1 unit

2014

Beronjong Sungai

PNPM

50 m

2015

Pembuatan Box Couver

APBN

20 m

2015

Rehab Masjid Al-Ikhlas

APBN

1 paket

2015

Pembuatan Saluran Air

APBN

4 paket

2016

Pembuatan Pagar Sawah dan Kebun

APBN

4.000 m

2016

Pembuatan Tambatan Perahu

APBN

10 m

2016

Pembuatan Box Couver

APBN

4 m

2016

Pengadaan Tanah Aset Desa

APBN

13.333 m

2017

Pembuatan Bangunan Lapangan Bola Voly

APBN

1 paket

2017

Pengadaan Ternak Kerbau

APBN

117 ekor

2018

Rehab Masjid Al-Ikhlas

APBN

1 paket

2018

Rehab Meunasah Al-Ma’ruf

APBN

2018

Rehab Gedung TPA

APBN

2018

Pembuatan Gudang Desa

APBN

2018

Peningkatan Lapangan Bola Kaki

APBN

2018

Lanjutan Pembangunan Lapangan Bola Voly

APBN

2018

Lanjutan Pembuatan Tambatan Perahu

APBN

KONDISI DESA SEFOYAN.

Demografi Desa Sefoyan.

Kondisi Fisik Dasar  Desa Sefoyan.

No

Pemanfaatan Lahan

Luas (Ha)

Keterangan

1

Area Pusat  Desa

12

 

2

Area Pemukiman

26

 

3

Area Perkebunan

30

 

4

Area Industri

0

 

5

Area Pusat Pelayanan Kesehatan

0,5

 

6

Area Rekreasi dan Olah Raga

1,5

 

7

Jalan/Lorong

1

 

8

Area Perdagangan

1

 

9

Jembatan dan Gorong-gorong

1

 

10

Saluran Irigasi

2

 

Tipologi Desa Sefoyan.

No

Uraian

Ya / Tidak

Keterangan

1

Desa sekitar hutan

Ya

2

Desa terisolasi

Tidak

3

Perbatasan dengan kabupaten lain

Tidak

4

Perbatasan dengan kecamatan lain

Tidak

5

Desa sekitar laut

Ya

Orbitasi Desa Sefoyan.

No

Uraian

Satuan

Keterangan

I

Orbitasi Umum

1

Jarak ke ibu kota provinsi

500

Km

Banda  Aceh

2

Jarak ke ibu kota kabupaten

10

Km

Sinabang

3

Jarak ke ibu kota
kecamatan

10

Km

Sinabang

II

Orbitasi Khusus

1

Jarak ke gunung

1

Km

2

Jarak ke laut

0,5

Km

3

Jarak ke sungai

100

M

4

Jarak ke pasar

9

Km

Sinabang

6

Jarak ke pelabuhan

10

Km

Sinabang

7

Jarak ke bandar udara

20

Km

Bandara Lasikin

8

Jarak ke terminal

10

Km

Sinabang

9

Jarak ke kantor polisi/militer

10

Km

Polsek dan Koramil

10

Jarak ke tempat wisata

4

Km

Pantai Ganting

11

Jarak ke tempat hiburan

Km

Kondisi Demografis & Kependudukan Desa Sefoyan.

Jumlah Penduduk Menurut Dusun di Desa Sefoyan.

No

Dusun

Jumlah

KK

Jenis Kelamin

Jumlah

(jiwa)

Lk

Pr

1.

Masadi

35

62

67

129

2.

Batu Ampar

48

104

108

212

3.

Anak Turian

39

62

82

144

TOTAL

122

228

257

485

Jumlah Penduduk Menurut Golongan Usia di Desa Sefoyan.

No

U r a i a n

Jenis Kelamin

Jumlah (jiwa)

Lk

Pr

1.

0 bulan  – 5 Tahun

20

32

52

2.

6 Tahun – 10 Tahu

10

15

25

3.

11 Tahun – 13 Tahun

31

21

52

4.

14 Tahun – 16 Tahun

13

26

39

5.

17 Tahun – 19 Tahun

16

18

34

6.

20 Tahun – 23 Tahun

16

15

31

7.

24 Tahun – 30 Tahun

31

37

68

8.

31 Tahun – 40 Tahun

36

38

74

9.

41 Tahun – 55 Tahun

47

46

93

10.

56 Tahun – 66 Tahun

5

6

11

11.

67 Tahun – Keatas

3

3

6

T O T A L

228

257

485

Keadaan Sosial Desa Sefoyan.

Fasilitas Sosial  Desa Sefoyan.

No

Jenis Fasilitas

Jumlah (Unit)

Penggunaan Fasilitas

1

Fasilitas Agama

·        Mesjid Al-Ikhlas

·        Meunasah Al-Ma’ruf

·        TPA

 

1 Unit

1 Unit

1 Unit

 

Tempat Beribadah – Aktif

Tempat Beribadah – Aktif

Tempat pengajian – Aktif

2

Fasilitas Pemerintahan

·        Kantor Kepala Desa

·        Balai Pertemuan Serbaguna

·        Pustaka Desa

 

1 unit

1 unit

1 unit

 

Untuk pelayanan Masyarakat

Untuk tempat pertemuan
masyarakat

3

Fasilitas Olah Raga

·        Lapangan Bola Kaki

·        Lapangan Bola Volly

 

…. Unit

1 Unit

 

Belum ada lapangan bola kaki

Ada lapangan bola volly

Jumlah Penduduk Menurut Pemeluk Agama di Desa Sefoyan.

No

Dusun

Jumlah

Islam

Kristen

Budha

Hindu

Katolik

1.

Masadi

129

2.

Batu Ampar

211

1

3.

Anak Turian

144

T O T A L

484

1

Jumlah Penduduk Menurut Cacat Mental dan Fisik di Desa Sefoyan.

No

Uraian

Jumlah

Keterangan

1.

Cacat Fisik

 

 

 

– Tuna Rungu/Bisu

1

 

 

– Tuna Wicara/Tuli

1

 

 

– Tuna Netra/Buta

3

 

 

– Lumpuh

 

 

– Sumbing

 

 

– Invalid lainnya

 

2.

Cacat Mental

 

 

 

– Idiot

2

 

 

– Gila

 

 

– Stres

 

T O T A L

7

 

Jumlah Penduduk Menderita Penyakit Endemik di Desa Sefoyan.

No

Penyakit Endemik

Jumlah

Keterangan

1.

DBD

2.

Malaria

3.

TBC

4.

Kusta

5.

AFP

6.

Campak

7.

Filaria

T O T A L

0

Keadaan Ekonomi Desa Sefoyan.

Jumlah Penduduk Menurut Usia Wajib Pendidikan 9 Tahun di Desa Sefoyan.

No

Dusun

Jenjang Sekolah

Jumlah

Keterangan

Sekolah

Tidak Sekolah

1.

Masadi

SD/Sederajat

15

 

SLTP/Sederajat

11

 

2.

Batu Ampar

SD/Sederajat

35

 

SLTP/Sederajat

13

 

3

Anak Turian

SD/Sederajat

20

 

SLTP/Sederajat

10

 

T O T A L

104

 

Jumlah Penduduk Menurut Usia Wajib Pendidikan 9 Tahun di Desa Sefoyan.

No

Jenjang Sekolah

Jumlah

Keterangan

1.

SLTA/Sederajat

25

 

2.

SLTP / Sederajat

34

 

3.

SD / Sederajat

70

 

4.

Diploma I

 

5.

Diploma II

 

6.

Diploma III/IV

12

 

7.

S.1

15

 

8.

S.2

2

 

9.

Tidak / Belum Sekolah

35

 

T O T A L

193

 

Jumlah Pertumbuhan Penduduk di Desa Sefoyan.

No

U r a i a n

Jumlah

Keterangan

1.

Angka Kelahiran

5

 

2.

Angka Kematian

1

 

3.

Pindah Datang

1

 

4.

Pindah Pergi

 

5.

Lainnya

 

Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian di Desa Sefoyan.

No

U r a i a n

Jumlah

Keterangan

1.

Petani

70

 

2.

Pedagang

15

 

3

Nelayan

25

 

4

Peternak

25

 

5

Pertukangan

8

 

6

Supir

4

 

7

Pekerjaan Bengkel

4

 

8

Pengrajin/Industri Rumah
Tangga

3

 

9

Wiraswasta

25

 

10

PNS/TNI/POLRI

14

 

11

Karyawan Swasta

12

 

12

Tidak / Belum Bekerja

35

 

T O T A L

240

 

 

KELEMBAGAAN DESA SEFOYAN.

Pembagian Wilayah  DesaSefoyan.

Letak Geografis  Desa Sefoyan.

No

Batas Wilayah

Batasan Dengan  Desa

Batas Lain

1

Sebelah Utara

Desa Ganting

2

Sebelah Timur

Berbatas dengan Laut

3

Sebelah Barat

Berbatas dengan Hutan

4

Sebelah Selatan

Desa Linggi

POTENSI DESA SEFOYAN.

Desa Sefoyan Kecamatan Simeulue Timur merupakan suatu Desa yang sumber pendapatan masyarakatnya bertumpu dari hasil Pertanian, Perikanan dan Kelautan, Desa Sefoyan adalah suatu daerah pemukiman dengan jumlah penduduk 485 jiwa yang terdiri dari 228 jiwa penduduk laki-laki dan 257 jiwa penduduk dengan jenis kelamin perempuan, dengan jumlah KK (Kepala Keluarga) 122. Potensi Desa Sefoyan cukup banyak, hanya saja masyarakat tidak tahu cara bagaimana mengembangkan potensi tersebut. Meskipun begitu potensi yang ada baik itu Sumber Daya Manusianya perlu terus digali dan dikembangkan untuk kemakmuran masyarakat secara umum. Dalam pengembangan potensi yang ada baik itu potensi alam maupun potensi sumber daya manusia, masyarakat Desa Sefoyan juga tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan., Permasalahan ini muncul dikarenakan tingkat pendidikan masyarakat yang masih sangat rendah sehingga potensi yang ada belum termanfaatkan secara optimal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Sefoyan adalah belum adanya fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk peningkatan sumber pendapatan masyarakat dan fasilitas pelayanan umum untuk menunjang pengembangan perekonomian yang bertumpu pada ekonomi kerakyatan. Secara umum potensi Desa Sefoyan dapat didiskripsikan dengan berbagai aspek yang secara langsung maupun tidak langsung merupakan mata rantai dari sistem kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, beberapa aspek dimaksud adalah sebagai berikut :

Aspek Sumber Daya Aparatur/Perangkat Desa Sefoyan.

Desa Sefoyan secara umum penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dikelola oleh dua elemen utama, yakni elemen Pemerintah Desa yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa beserta jajaran perangkat Desa dan elemen Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau Tuha Puet Desa sebagai mitra penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan di Desa Sefoyan. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah komponen/elemen masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung sangat dibutuhkan peran serta aktifnya dalam pelaksanaan pembangunan di desa Sefoyan. Keberadaan LPMD dan PKK yang juga merupakan representasi warga masyarakat secara umum dapat memfungsikan dirinya sebagai agen dan fasilitator pembangunan di tingkat Desa.

Aspek Ekonomi

Bidang Pertanian dan Perkebunan

Masyarakat desa Sefoyan pada dasar nya bergerak di sektor pertanian yang secara turun temurun masih menggunakan cara cocok tanam tradisional dengan memakai tenaga hewan atau kerbau, oleh karna nya prospek ini di tinggalkan oleh masyarakat setempat dalam kurun waktu 25 tahun, tapi kesadaran masyarakat terus mengalami peningkatan berdasarkan tanggapan positif dan kesepakatan akan penting nya produksi pertanian,maka memasuki tahun 2016 masyarakat siap turun kesawah melaksanakan hajat hidup dalam sektor ini demi masa depan yang lebih pasti serta peningkatan pangan dan dengan target produksi yang memadai.

Dengan demikian masyarakat menginginkan pelatihan dalam pengelolaan sektor ini perlu,Pengelolah pertanian dan perkebunan ini di bantu oleh peralatan modern yang memadai serta bantuan sifat nya berkelanjutan dari pemerintah.

1). Bidang Perkebunan

Masyarakat menginginkan adanya terobosan jalan menuju areal yang sudah ada, sehingga Efektifitas pekerjaan bisa membantu pengelolaan perkebunan ini.

2). Sektor Lain nya

Masyarakat desa Sefoyan dari dulu juga memiliki kearifan lokal yang lain, dengan memiliki jasa pekerjaan di bidang pertukangan, Buruh,dan keterampilan lain nya yang bisa menghidupkan warga setempat, dalam sektor ini masyarakat sudah menyadari bahwa pekerjaan jasa keterampilan masih terbatas.

3). Sektor Peternakan.

Masyarakat desa Sefoyan memiliki Ternak Kerbau,Kambing dan Sapi, dalam hal ini yang menjadi masalah lahan yang terus berkurang, karena masyarakat masih berharap ternak dilepas mencari makan sendiri. Dengan kesadaran masyarakat desa Sefoyan, Sektor ini bisa menjadi prioritas untuk di bukakan lahan khusus yang bisa dijadikan  lapangan, Pakan ternak,lahan gembalaan dan tempat kurungan/kandang hewan yang memadai, sehingga kedepan disamping untuk peningkatan ekonomi juga akan memberikan Kontribusi besar terhadap desa , Kecamatan dan Kabupaten Simeulue umum nya.

Saat ini di Desa Sefoyan sudah ada Ternak Kerbau yang berasal dari sumber Dana Desa tahun anggaran 2017 sebanyak 117 ekor  dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan diharapkan akan menjadi aset kekayaan desa, sehingga desa Sefoyan kedepannya akan menjadi sebuah desa yang bisa memproduksi daging dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam desa Sefoyan maupun desa seketarnya,

Daftar Kepemilikan Ternak

Selain bekerja sebagai petani, pada umumnya penduduk juga memelihara ternak. Pilihan pemeliharaan ternak ditujukan sebagai tabungan hidup, juga untuk memanfaatkan lahan Negara yang sebagian besar merupakan ladang rumput sehingga hijauan pakan ternak sangat mudah didapat. Jenis ternak yang dipelihara adalah kambing, sapi, kerbau, dan ayam/angsa. Pemeliharaan ternak oleh para petani sifatnya hanya berupa pekerjaan sambilan bukan sebagai pekerjaan pokok. Hijauan Makanan Ternak (HMT) diperoleh dari pekarangan, tegalan, dan sebagian besar dari hutan milik Perhutani. Jumlah populasi ternak dapat dilihat pada tabel sebgai berikut:

No

Jenis Ternak

Jumlah (Ekor)

Persentase (%)

1

Ayam

386

30,31

2

Itik

38

30

3

Kambing

28

41

4

Sapi

11

1,72

5

Kerbau Masyarakat

216

54,62

6

Kerbau BUMDes

117

100

Total

796

 

Aspek Sosial Budaya

Kondisi Sosial Budaya Masyarakat ditunjukkan masih rendahnya kualitas dari sebagian sumber Daya manusia masyarakat di desa Sefoyan, serta cendrung masih kuatnya budaya paternalistic. Meskipun demikian pola budaya seperti ini dapat dikembangkan sebagai kekuatan dalam pembangunan yang bersifat mobilisasi massa. Disamping itu masyarakat desa Sefoyan yang cenderung memiliki sifat ekspresif, agamais dan terbuka dapat dimanfaatkan sebagai pendorong budaya transparansi dalam setiap peyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.

Aspek Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial

Desa Sefoyan dalam prospek pendidikan sangat sadar karena apapun tantangan hidup kedepan baik di  dunia maupun di akhirat dengan ilmu pengetahuan, kesadaran ini timbul karena masalah desa Sefoyan masih tertinggal dalam bidang sumber daya manusia, rintangan sektor ini masyarakat menginginkan adanya peningkatan seiring pertumbuhan anak usia sekolah sangat tinggi, serta didorong oleh keinginan luhur akan peningkatan derajat yang tinggi.

Warga desa Sefoyan selain pendidikan formal masyarakat menginginkan adanya pendidikan non formal sehingga pemerintah desa telah memiliki program peningkatan kapasitas mesjid dan Meunasah sehingga dengan cara ini kita memiliki target warga bebas buta huruf dalam membaca Alquran, upaya ini kita lakukan dengan belajar Alquran, ilmu Fiqih, penyelengaraan  Fardhu khifayah,dan pelaksanaan tataan Adat istiadat, harapan kita kedepan desa Sefoyan memiliki penataan yang memadai dengan pemerintahan desa serta pemerintahan Kabupaten.

Dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat desa Sefoyan nanti nya berharap kesejahteraan sosial terwujud, masyarakat pun bisa hidup layak, tentram dan memiliki rasa aman.

Dalam hal kesehatan, masyarakat desa Sefoyan sangat aktif mengikuti kegiatan, penyuluhan  kesehatan, Posyandu dan PKK.Sehingga masyarakat sudah memiliki tingkat kepedulian yang tinggi sehingga tingkat angka kematian , Anak, Ibu hamil bisa di tekan. Desa telah memiliki Pustu Desa, sehingga kepedulian terhadap lingkungan  sangat tinggi.

Aspek Pemuda dan Olah Raga

Masalah pemuda dan kepemudaan yang merupakan hasil dari besarnya jumlah penduduk dengan komposisi usia muda, memerlukan perhatian serius. Mengingat munculnya permasalahan-permaslahan kenakalan remaja, pengangguran dan penyalahgunaan obat-obat terlarang akan menjadi ancaman dalam kegiatan pembangunan Desa. Sejalan dengan kondisi itu, serta dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dalam kelompok usia muda, maka program-program yang mampu menyerap aspirasi pemuda dengan aktualisasi peran pemuda, pengembangan bakat dan minat, serta pengentasan/pengurangan angka pengangguran perlu strategi program yang jelas. Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah generasi muda yang terjebak ke dalam tindak/perilaku yang kurang baik. Kesemuanya ini sangat terkait dengan pembinaan mental, sosialisasi nilai-nilai kemasyarakatan, masalah pendidikan, pembinaan olah raga, pengembangan sanggar seni budaya generasi muda serta aktivitas kemasyarakatan yang mampu menumbuhkan kreativitas, tanggung jawab, dan kemandirian para pemuda serta penciptaan kesempatan kerja seluas-luasnya bagi generasi muda. Sejalan dengan itu, maka penyediaan sarana dan prasarana olah raga, sarana organisasi kepemudaan, keagamaan, perlu terus dikembangkan dan dibenahi agar menjadi tempat yang cukup menarik bagi sebagaian besar generasi muda. di sisi lain, masalah pendidikan budi pekerti, etika dan estetika, perlu dipikirkan kembali untuk menjadi muatan Desa, sedang di bidang keagamaan yang telah ada perlu terus di dukung eksistensi dan pengembangan serta keberlangsungannya.

Keseluruhan aspek potensi Desa Sefoyan ini merupakan salah satu modal dasar dalam pembangunan desa yang dapat dituangkan dalam perencanaan pembangunan Desa sehingga dapat menunjang pembangunan Desa yang berkelanjutan. Data potensi Desa Sefoyan dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Sumber Daya

Jenis

Keterangan

SDA

Kelautan

Dimanfaatkan

Hutan

Belum termanfaatkan

Sungai

Belum termanfaatkan

Gunung

Belum termanfaatkan

SDM

Keahlian

Sebagian aktif

Keterampilan

Masih aktif

PNS

Masih aktif

Guru

Masih aktif

EKONOMI

Perabot

Masih aktif

Kios

Masih aktif

Tukang

Masih aktif

Usaha kecil ibu rumah tangga

Masih aktif

Nelayan

Masih aktif

SOSIAL

Kelompok wirid

Masih aktif

Majelis Ta’lim

Masih aktif

Kelompok TP PKK

Masih aktif

Kelompok Pemuda

Masih aktif

Posyandu

Masih aktif

Karang Taruna

Masih aktif

BUATAN

Jalan Desa

Masih aktif

Jalan Lorong

Masih aktif

Masjid

Masih aktif

Meunasah

Masih aktif

Jembatan

Masih aktif

Drainase

Masih aktif

Jembatan menuju laut

Masih aktif

Sumber : Desa dan BPS Kab. Simeulue.